Pekan pertama September 2026 akan diwarnai sejumlah agenda ekonomi global, mulai dari inflasi Zona Euro hingga data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS).
Perhatian utama tertuju pada non farm payrolls, tingkat pengangguran, dan pertumbuhan upah ASÂ yang dirilis bersamaan pada Jumat (4/9). Sebelumnya, pasar akan menerima data ADP, Beige Book The Fed, dan klaim pengangguran.
Data ekonomi AS dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan The Fed dan sentimen aset berisiko, termasuk crypto.
Melansir bitcoinsistemi berikut enam agenda ekonomi global yang perlu dipantau pada pekan pertama September 2026.
1. Inflasi Zona Euro — Selasa, 1 September 2026
Rangkaian agenda dimulai dengan rilis consumer price index (cpi)Zona Euro pada Selasa (1/9) pukul 16.00 WIB.
Inflasi tahunan Zona Euro diperkirakan mencapai 3,3%, lebih tinggi dibandingkan angka sebelumnya sebesar 2,9%.
Jika terealisasi, kenaikan tersebut dapat memberikan gambaran bahwa tekanan harga di kawasan euro masih perlu diperhatikan.
Data inflasi menjadi salah satu indikator yang digunakan pasar untuk membaca arah kebijakan moneter European Central Bank (ECB).
2. ADP Non-Farm Employment Change — Rabu, 2 September 2026
Data ADP Non-Farm Employment Change untuk Agustus dijadwalkan rilis pada Rabu (2/9) pukul 19.15 WIB.
Konsensus pasar tercatat berada di sekitar 47.000 pekerjaan, sedikit lebih tinggi dibandingkan angka sebelumnya sebesar 44.000.
Laporan ADP menggambarkan perubahan jumlah pekerja di sektor swasta AS dan kerap diperhatikan menjelang laporan ketenagakerjaan resmi pemerintah.
Namun, angka ADP tidak selalu bergerak searah dengan NFP sehingga keduanya perlu dibaca sebagai data yang berbeda.
3. Beige Book The Fed — Kamis, 3 September 2026
dijadwalkan merilis Beige Book pada Rabu (2/9) pukul 21.00 waktu Turki atau Kamis (3/9) pukul 01.00 WIB.
Beige Book merupakan laporan mengenai kondisi ekonomi di 12 distrik Federal Reserve yang dikumpulkan melalui berbagai sumber, termasuk kontak bisnis dan komunitas. Laporan ini diterbitkan delapan kali dalam setahun.
Berbeda dengan data ekonomi yang berisi satu angka utama, Beige Book memberikan gambaran mengenai aktivitas ekonomi, kondisi tenaga kerja, harga, dan perkembangan bisnis di berbagai wilayah AS.
Informasi tersebut dapat membantu pasar membaca kondisi ekonomi menjelang keputusan kebijakan The Fed berikutnya.
4. Initial Jobless Claims AS — Kamis, 3 September 2026
AS dijadwalkan merilis intial jobless claims pada Kamis (3/9) pukul 19.30 WIB.
Jumlah klaim awal pengangguran diperkirakan mencapai 205.000, sedikit meningkat dari angka sebelumnya sebesar 203.000.
Data ini menunjukkan jumlah orang yang pertama kali mengajukan tunjangan pengangguran dan menjadi salah satu indikator berfrekuensi tinggi untuk membaca kondisi pasar tenaga kerja AS.
Kenaikan klaim dapat menunjukkan adanya pelemahan pada sebagian pasar tenaga kerja, sementara angka yang lebih rendah dapat mengindikasikan kondisi tenaga kerja yang relatif kuat.
5. Non-Farm Payrolls dan Tingkat Pengangguran AS — Jumat, 4 September 2026
Salah satu agenda terbesar pekan ini adalah laporan ketenagakerjaan AS yang dijadwalkan pada Jumat (4/9) pukul 19.30 WIB.
Pasar memperkirakan NFP bertambah 58.000 pekerjaan, dibandingkan angka sebelumnya yang tercatat minus 23.000.
Pada waktu yang sama, tingkat pengangguran AS diperkirakan tetap berada di 4,1%, sama dengan periode sebelumnya.
NFP menjadi salah satu indikator yang diperhatikan karena menunjukkan perubahan jumlah pekerja pada berbagai sektor nonpertanian di AS. Bersama tingkat pengangguran, data tersebut memberikan gambaran lebih luas mengenai kekuatan pasar tenaga kerja.
Bureau of Labor Statistics (BLS) memang menjadwalkan laporan Employment Situation Agustus 2026 pada Jumat, 4 September 2026.
6. Average Hourly Earnings AS — Jumat, 4 September 2026
Bersamaan dengan NFP, AS akan merilis data Average Hourly Earnings pada Jumat (4/9) pukul 19.30 WIB.
Pertumbuhan upah rata-rata per jam secara bulanan diperkirakan sebesar 0,1%, sama dengan angka periode sebelumnya.
Data upah memiliki kaitan dengan tekanan inflasi karena pertumbuhan pendapatan dapat memengaruhi kemampuan konsumsi masyarakat.
Kombinasi NFP, pengangguran, dan pertumbuhan upah membuat Jumat menjadi salah satu periode yang layak diperhatikan dalam kalender ekonomi pekan pertama September.
Kesimpulan
Pekan pertama September 2026 membawa rangkaian agenda ekonomi dari inflasi Zona Euro hingga data ketenagakerjaan AS.
Namun, Jumat (4/9) menjadi periode yang paling padat karena NFP, tingkat pengangguran, dan pertumbuhan upah AS akan dirilis bersamaan.
Hasil data tersebut belum tentu menentukan arah Bitcoin atau pasar crypto secara langsung.
Namun, perbedaan antara angka aktual dan ekspektasi pasar dapat mengubah pandangan terhadap kondisi ekonomi dan arah kebijakan The Fed, sehingga berpotensi meningkatkan volatilitas pasar dalam jangka pendek.

